Tampilkan postingan dengan label SUPERMAN IS DEAD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SUPERMAN IS DEAD. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Juni 2011

Superman Is Dead Bakal Keluarkan Piringan Hitam

Lifestyle + / Minggu, 29 Mei 2011 09:36 WIB
Metrotvnews.com, Denpasar: Grup band Superman Is Dead (SID) akan merilis album dalam piringan hitam yang berisi lagu-lalu terbaik dari tujuh album yang telah mereka cetak selama merambah industri musik Tanah Air.

"Album tersebut akan diproduksi dalam jumlah yang terbatas," kata Jerinx, penabuh drum SID, menjelang tampil dalam konser "Surya Professional Mild Tour 2011" di Lapangan Gedung Olahraga Ngurah Rai Denpasar, Bali, kemarin.

Ia mengatakan, dirilisnya album dalam piringan hitam, sesungguhnya lebih banyak diperuntukan bagi para kolektor yang biasa mengoleksi itu. "Saat ini kami sedang melakukan penggarapan akhir album tersebut. Mudah-mudahan bisa dirilis tahun ini juga," ujarnya.

Jerinx menjelaskan, pada album itu ada delapan lagu terbaik, terdiri atas enam lagu lawas dan dua terbaru. Menurut dia, selain tengah sibuk melakukan persiapan album piringan hitam, dirinya beserta rekannya Bobby Cool (vokal) dan Eka Rock (gitar) tengah mempersiapkan juga album terbaru. "Kami juga tengah mengerjakan album kedelapan yang akan dirilis pada 2012," katanya.

Selain kesibukan menggarap album, tambah Jerinx, SID juga tengah banyak jadwal konser di berbagai kota di Tanah Air. Sementara konser Promild yang digelar sejak sore itu berlangsung cukup semarak dan dipenuhi penonton yang merupakan penggemar dari tiga bintang tamu acara itu, Slank, SID dan Nanoe Biroe.(Ant/ICH)

sumber : http://www.metrotvnews.com/read/news/2011/05/29/53033/Superman-Is-Dead-Bakal-Keluarkan-Piringan-Hitam/
»»  Baca Selengkapnya

Jumat, 03 Juni 2011

Superman Is Dead: Jangan Lagi Ada Bencana di Indonesia

Superman Is Dead: Jangan Lagi Ada Bencana di Indonesia
SID
Jakarta - Band asal Bali, Superman Is Dead (SID), ambil bagian di acara '1000 Bands United: Bersatu Atasi Bencana' yang digelar di Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu, (18/12/2010) malam.

Band yang digawangi Bobby Kool (Vokal & Gitar), Eka Rock (Bass) dan Jrinx (Drum) dengan tanpa basa-basi langsung beraksi. Sekitar pukul 22.00, Bobby sang vokalis dengan gitar gretch hollowbody-nya keluar menyapa dan langsung disambut riuh dan teriakan penonton yang hadir padati area panggung. Lagu 'Bangkit dan Percaya' mengawali penampilan mereka yang diringi jingkrak semangat 'Outsiders' (sebutan fans SID).

Selama kurang lebih 45 menit, Bobby Cs  memanaskan panggung H, Main Stage I dengan membawakan hits-hits mereka, lagu seperti 'We Are Outsiders', 'Luka Indonesia', 'Musuh dan Sahabat' 'Saint Of My Life',  'Jika Kita Bersama', 'Kuat Kita Bersinar' hingga hits Lawas mereka 'Kuta Rock City' tak luput mereka bawakan.

"Ini adalah malam luar biasa, dan kita pikir acara ini baru dan hanya ada di Indonesia, 1000 band berkumpul di sini dan membantu Indonesia. Jangan lagi ada masalah, jangan lagi ada bencana, karena sudah cukup luka Indonesia," seru Bobby di tengah penampilan sebelum 'Luka Indonesia' dimainkan.

Seakan tidak mau kalah, Jerinx (JRX) yang bertelanjang dada maju ke depan panggung dan tampil sendiri menyanyikan 'Lady Rose'. Penonton yang tadinya berjingkrakan seketika langsung duduk manis mendengar Jrinx bersenandung yang hanya diiringi dengan gitar akustiknya.

Setelah sang drummer unjuk gigi, band bergenre punk itu kembali memberi kejutan. Di lagu terakhir, mereka menyelipkan tembang 'Kemesraan' yang pernah dipopulerkan Franky Sahilatua dan Iwan Fals.

"Semoga acara seperti akan selalu ada dan kemesraan ini akan selalu ada dan tidak cepat berlalu," ujar sang bassis di awal lagu. Tidak pelak teriakan penonton semakin menjadi-jadi. Lagu 'Kuat Kita Bersinar ' pun lengkapi penampilan ciamik mereka sebagai penutup di panggung utama.

Selain SID, acara amal di hari kedua tersebut juga menampilkan 400 band termasuk band-band besar seperti Slank, BIP, PAS Band, Pasto, Sonet 2 dan tidak ketinggalan Raja Dangdut Rhoma Irama sebagai pengisi acara.
»»  Baca Selengkapnya

SID Lebih Menikmati Festival Musik di Tanah Air

SID Lebih Menikmati Festival Musik di Tanah Air
Superman Is Dead
 Jakarta - Festival musik di tanah air makin gencar digelar. Superman Is Dead (SID) yang pernah mencicipi festival musik di Amerika, mengaku lebih menikmati main di negeri sendiri.

"Soal sound di sana, masih bagusan di Indonesia," ujar JRX sang drummer ditemui di studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (10/8/2009) malam.

Beberapa waktu lalu band asal Bali itu ikut ambil bagian dalam acara 'Java Rockin'Land 2009'. Pentas 'Soundrenaline' pun sudah berkali-kali mereka cicipi. Ikut festival di luar negeri ternyata punya kesan tersendiri bagi mereka.

"Di sana sangat panas sekali dan tidak cocok dibilang American Tour tapi African Tour karena kita balik gosong semua," jelas Bobby Kool.

Setelah merilis album ketujuh 'Angels & the Outsiders!' Mei lalu mereka bertolak ke Amerika. Sepulang dari sana, SID pun membawa oleh-oleh DVD rangkuman perjalanan mereka. Rencananya DVD tersebut akan jadi bagian dari merchandise SID nantinya.
»»  Baca Selengkapnya

Tur Amerika, Superman is Dead Diiringi Gamelan

Tur Amerika, Superman is Dead Diiringi Gamelan
Superman Is Dead
Jakarta - Setelah Australia, Superman is Dead (SID) akan menggelar konser tur di Amerika. Rencananya mereka akan konser diiring musik gamelan.

Serunya alat musik tradisional tersebut akan dimainkan oleh orang Amerika. Yang paling utama bagi SID adalah memperkenalkan diri sebagai orang Bali, Indonesia.

"Kita nggak terlalu etnik banget karena kita memandang Indonesia itu sangat beraneka ragam. Jadi kita nggak mau kalau cuma Bali aja," ujar Eka Rock sang bassis ditemui di Prost Kafe, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2009).

Tak hanya menggelar satu konser tur, di negeri Paman Sam itu SID akan menggelar dua konser tur. Yang pertama adalah 'SID Rock a Bali American Tour Gigs' digelar di 6 kota. Sebanyak 11 kota lainnya ditambahkan dalam konser tur 'Warped Tour 2009'.

"Kemungkinan nanti nyanyi lagu berbahasa Inggris. Agak kebingungan memilih lagu. Gimana mereka bisa excited dengan band Indonesia," jelas Eka.

Dalam konser tersebut, SID tak hanya ditonton oleh warga Indonesia. Tapi antusias justru datang dari pada penonton asli Amerika.
»»  Baca Selengkapnya

Superman Is Dead Mati Gaya Tanpa Alkohol

Superman Is Dead Mati Gaya Tanpa Alkohol
Superman Is Dead (yla/hot)
 
 
Jakarta - Minuman keras dan Superman Is Dead (SID) sudah jadi dua hal yang tak terpisahkan. Band asal Bali itu bisa mati gaya tanpa dukungan alkohol dalam berkarya.

Begitu juga saat mereka memproduksi album ketujuhnya, 'Angels and the Outsiders!'. Selama satu setengah tahun Jrx, Bobby Kool dan Eka Rock mengumpulkan materi untuk 15 track yang kini tercantum di albumnya.

"Ada lagu yang dibuat pas lagi mabuk, ada juga yang lagi hang over. SID dan liquid (alkohol .red) udah kayak senyawa," ujar Jrx sang drummer kepada detikhot beberapa waktu lalu.

SID pun sangat percaya diri dengan album barunya. Namun ia membantah jika albumnya kini terpengaruh banyak alkohol. Tidak di kala rekaman juga pentas, mereka menyentuh alkohol saat butuh inspirasi membuat lagu baru.

"Tapi kalau presentasinya sama album yang dulu ya masih sama. Kalau nggak ada liquid hasil karya kita beda," jelasnya.

sumber : http://music.detikhot.com/read/2009/03/17/150254/1100799/228/superman-is-dead-mati-gaya-tanpa-alkohol
»»  Baca Selengkapnya

Semarang Gig Report -Suara Merdeka

No Image Preview
No Image Preview
No Image Preview

Semarang Gig Report -Suara Merdeka

28 Oktober 2009
Menyaksikan Kegarangan SID
WAKTU belum menunjukkan pukul 23.00, namun ratusan Outsiders dan Lady Rose sudah nampak berjejal di pintu masuk Liquid Cafe Semarang pada Senin (26/10) malam.


Mereka tak lain adalah para penggemar musik cadas dari Superman Is Dead (SID) yang datang dari berbagai penjuru Kota Semarang maupun luar kota seperti Kendal, Jepara, dan Kudus.

Walau harus saling berdesakan, mereka tetap setia menanti kegarangan aksi panggung band yang terdiri atas Bobby Cool (vokal, gitar), Eka Rock (bas) dan Jerinx (drum) dalam membawakan musik bergenre punk rock n roll.

Ya, penantian dan kesabaran para penggemar SID malam itu terbalaskan sudah. Ketika tiga personel SID tampil prima dengan sederetan tembang yang menghentak dan memacu adrenalin para outsiders maupun Lady Rose dalam perhelatan Liquid on Fire yang didukung oleh Djarum Black Menthol.

Suasana kafe pun berubah ingar-bingar dengan gemuruh permainan distorsi gitar yang dimainkan Boby dan cabikan bas yang menderu dari Eka saat membuka perhelatan dengan tembang ’’Luka Indonesia’’.

Diiringi gebukan drum yang rancak dari Jerinx, tembang yang digarap dalam irama pop rock up tempo dengan sentuhan unsur punk tersebut langsung disambut dengan koor bersama para penonton.

Berisi Imbauan Tembang yang berisi tentang imbauan agar Indonesia tetap bersatu dan jangan saling memangsa itu seperti pemantik yang mengobarkan adrenalin pengunjung bernyanyi dan bergoyang bersama. Apalagi melihat para personel band yang semula terbentuk dengan nama Superman Is Silver Gun pada tahun 1995 ini tampil begitu enerjik dan atraktif di hadapan pemujanya.

Kondisi tersebut juga terlihat saat mereka membabar sederetan tembang seperti ’’Bukan Pahlawan’’, ’’We Are The Outsiders’’, ’’Black Market Love’’, ’’Goodbye Whiskey’’, dan ’’Kuat Kita Bersinar’’. Tanpa dikomando, para penonton langsung melahap semua tembang tersebut dengan koor bersama yang gegap gempita. Aksi Lady Rose bernama Ika pun turut menghangatkan malam yang sempat diterpa dinginnya hujan ketika ia tampil sepanggung dengan SID.

Malam itu, trio punk asal Bali menutup perhelatan yang berjalan aman dan tertib dengan tembang pamungkas berjudul ’’Kuta Rock City’’ yang dinukil dari album major label mereka yang pertama pada tahun 2003 dengan nama label yang sama. Sebuah tembang yang digarap saat terjadi ledakan bom Bali pertama di bulan Oktober 2002 ini menjadi bukti kegarangan SID yang semakin matang dan dewasa dalam berkarya di tengah gempuran industri musik dan band-band pendatang baru. (Leonardo Agung B-41)

Berita diambil dari :
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2009/10/28/85703/Menyaksikan.Kegarangan.SID
»»  Baca Selengkapnya

Minggu, 24 April 2011

Vans Warped Tour at the Ventura Fairgrounds

Superman Is Dead (SID) Vans Warped Tour at the Ventura Fairgrounds.
Dalam rangkaian tour Warped Tour 2009.. SID Band kedua dari Asia yang berhasil menembus Festifal Wraped Tour….
»»  Baca Selengkapnya

KISAH HARU DARI AMERIKA: SUPERMAN IS DEAD AMERICAN TOUR 2009 – DIARY

SID-DIary

Jawara kita Superman Is Dead rupanya harus berjuang keras mengibarkan panji Indonesia di Amerika nan megalomania itu. Setelah harus mengundur tournya, Eka harus belakangan berangkat menyusul dipenuhi ketegangan dan tanpa semangat tim Angels yang berangkat duluan. Walhasil ketika Eka bergabung menjadikan ledakan kegembiraan yang siap membawa SID melaju dengan full speed. Kisah mengharukan ini langsung diturunkan dari LA dalam bentuk diary oleh Lia Pasaribu sang manager.
24 Juni 2009, Bali, INA.
Berat! Kami berangkat menuju airport Ngurah Rai dengan perasaan berat. Perjalanan tour SID ke Amerika yang seharusnya penuh api semangat dan keriangan terasa terganjal karena salah satu personel SID; Eka Rock terhadang masalah Visa yang sampai pada hari keberangkatan belum juga keluar, sementara Vans Warped Tour dimulai 26 Juni.

Dengan China Airlines, kami melewati melewati Samudera Pasifik ditemani bir, Watchmen  ber-subtitle mandarin [The Comedian kicks ass!] dan pil tidur.
Transit di Taipei selama 30 menit kita lalui dengan lesu, berharap hari cepat berlalu dan Eka mendapatkan Visa-nya sebelum tanggal 25 Juni. Another 11 hours from Taipei to LA kita lewati dengan skenario yang sama; bir, film & pil tidur. Whatever.

25 Juni 2009, Santa Clarita, CA.
Tidak ada masalah yang berarti ketika berurusan dengan imigrasi di LA. Hembus dingin udara LA [walaupun summer] menyambut ketika kita keluar dari bandara. Disaat kita sibuk mencari tempat untuk merokok, sebuah pesan singkat kami terima mengatakan “Eka sudah mendapatkan Visa nya, dia bisa berangkat tanggal 25 Juni”. Serasa di charge mesin V8, kami spontan berteriak gembira dan saling peluk. Momen yang cukup emosional. Mbak Lia manager SID terlihat hampir menagis. Nina dari Mastra Production yang menjemput kita di airport juga cukup terbawa suasana. Yeah, sekarang semua bisa bernafas lega. Kita langsung tancap gas menuju Santa Clarita, tempat kita menginap selama di California. Persetan dengan jet lag, USA here we come!

SIDdiary1
26 Juni 2009, Pomona, CA.
Karena Eka baru tiba di LA tanggal 26 Juni malam hari, kita memakai Eko [kru SID] untuk mengisi posisi bass pada Warped Tour di Pomona California. Eko menjalankan tugasnya dengan baik, sayang kita diposisikan sebagai band pembuka rangkaian Warped Tour 2009 ini. Kita main jam 11 siang disaat penonton baru masuk seperempatnya. Walaupun tidak dengan format 100% kami mampu membuat beberapa punkrocker lokal menunjukkan tarian pogo-nya. Setelahnya, kami antri untuk mengambil jatah makan siang dan terjadi pemandangan yang cukup menarik. Dibarisan antrian yang cukup panjang ada beberapa nama besar skena punk/hardcore internasional : The Ataris, Thrice, Aiden, Anti Flag dll. Mereka semua ikut berdiri mengantri untuk makan siang. Pemandangan yang mungkin tidak pernah terjadi di Indonesia.

27 Juni 2009, San Francisco, CA.
Berangkat jam 3 pagi, perjalanan 8 jam dari Santa Clarita menuju SF terasa seabad dan pil tidur tidak lagi membantu. 7 orang plus alat-alat dalam 1 van is so not funny. Tiba di SF jam 9.30 pagi kami mengalami kesulitan mencari parkir. Kebetulan hari itu ada demo aktivis gay di dekat lokasi Warped Tour. Pukul 1.50 siang, dibawah cuaca SF yang cukup panas, kami sukses menghajar panggung dan pemintaan interview dari pers lokal mulai berdatangan. Setelah semua beres kami langsung cabut ke Ventura California. Sempat singgah di Golden Gate dan mendapat kejutan hot dog gratis, kami tiba di Ventura jam 3 pagi. Beruntung rumah kosong yang kami tempati cukup nyaman, lengkap dengan seaview, boat/jetski pribadi, plasma TV dan seisi kulkas yang nyaris kadaluwarsa. Nicely, a friend came later with a crate of beer and a bottle of Jagermeister. Devilish!

28 Juni 2009, Ventura, CA.
Di kota yang kustom kulture nya cukup kuat ini kami singgah di Tony’s Pizza, sebuah restaurant pizza tradisional dekat pantai yang merayakan ulang tahun nya yang ke 50. Kami menyantap pizza sambil menjatuhkan rahang dikala sebuah Cadillac Devillle berwarna matt black melintas dengan smooth-nya. Sebuah pemandangan yang sangat California: tattoos, hot rod, beach and punkrock. Disini hampir 70% orang yang kami jumpai memiliki tattoo, boys or girls. Dan tiba-tiba kami merasa kurang brandalan. Haha.
Hari ini kami bermain jam 3.15 sore. Kami kurang beruntung, lokasi panggung kami kurang strategis karena terhalang main stage. Band-band yang bermain sebelum/setelah kami juga mengalami nasib yang sama: tidak berhasil menarik penonton yang maksimal. Selesai menjalankan tugas, kami sempat ditraktir minum oleh seorang penonton yang keep saying “You guys made my day”. Balik ke Tony’s Pizza untuk mengambil mobil, kami diberi jatah free pizza dan dengan perut kenyang kami menuju Santa Clarita to celebrate a friend’s birthday. Auw!


www.supermanisdead.com
www.myspace.com/supermanisdead
»»  Baca Selengkapnya

Jumat, 22 April 2011

Burn For You

Chord Gitar dan Lirik Lagu Superman Is Dead - Burn For You :


 B5      A5   G5 D5

It’s been a while, we sat here with a glass of wine
  A5 B5  A5 G5
We don’t seem much happier today
      A5 D5
It’s hard to talk
B5    G5
And to look at you in the eye
   A5
Don’t you know…?
  G5 A5
I have so many things I wanna say
  D5   B5
I got a story of million years
   G5    A5 D5
But in my head it hurts so much couldn’t understand it
G5   A5
Try to change who I am today
D5 B5
Have enough just to hurt you more
G5 A5
Baby all I wanna do, is burn for you
     D5  A5
Baby burn, burn, burn for you
    B5     F#5
No matter when the sun goes down
G5  D5     G5    A5
All the things I need to say, I’ll say it when I’m burning
D5     A5
Burn, burn, burn for your love

B5       F#5
It’s worth it in the name of God
G5   D5
The strongest words from my own heart
   G5  A5
I wonder if it’s too late now!
D5 A5 G5 B5 A5 C#5 … 2x
B5 F#5 E5 F#5 G5 F#5 E5
B5 F#5 E5 F#5 G5 A5
B5     A5  G5     D5
Across the line, between love and hate we thru
A5 B5 A5 G5
Gave so much for me to think about
      A5  D5   B5     G5
I found it’s hard, to put all my trust in you
   A5
Don’t you know?
G5   A5
You’ve hurt me so much I couldn’t say
D5      B5
You’ve blamed me for things I didn’t do
    G5 A5   D5
Don’t even know that I cook you breakfast in the morning
G5       A5
And when you’re drunk baby you don’t care
  D5 B5
This is a game I don’t wanna play
   G5 A5
You’re breaking my heart into a thousand piece
»»  Baca Selengkapnya

BAD BAD BAD

Chord Gitar dan Lirik Lagu Superman Is Dead - Bad Bad Bad :

Intro:
(C5)

Intro 3x
C5
Think about you make me feel right
C5
To stand above all this beauty
G5
To sing about the way I run away, from
G5
The colour of desire in my head

#1
C5
Don’t you know we can make it
C5
You and me we could grow old
G5
Something there’s so significant, admit it
G5
You’ll never ever gonna bring me down

Intro
C5
It’s not a secret that I should keep
C5
It’s not a shame so I won’t hide it
G5
And all this pain I got from you is true, girl
G5
My deepest thought is crying out loud

kembali ke #1

C5
Bad bad bad, the time is up again
E5
Sad sad sad, my heart is burning red
F5
You’re miles away, I wonder why
G5
All those 10 days, That’s all I have inside

#2
C5
Bad bad bad, I hurt you once so bad
E5
Sad sad sad, if I just could make it right
F5
Be stronger now ‘cos you’ll be back
 G5   D5
Close my eyes and It’s worth a thousand kiss
 E5  F5
I remember when we drunk
 B5   C5 B5 C5 B5 C5 B5 C5 B5 C5 D5
It was just so much fun
  E5  F5
But time goes by so fast

(C5)(G5)(C5)(G5)

C5
Think about you make me feel brave
C5
To fight alone all this beauty
G5
To sing about the way I run away, from
G5
This devil deep inside my soul

Back to #1 #2
»»  Baca Selengkapnya

We Are The Outsiders


Chord Gitar dan Lirik Lagu Superman Is Dead - We Are The Outsider :
C5      D5      G5      C5
We are, We are, We are Outsiders
C5      D5      G5      C5
We are, We are, We are Outsiders

C5                D5
Berpeluh dan tak pernah menyerah
G5                           C5  
tak pernah mengeluh dan tak pernah mengalah
C5                D5
Rintangan yang selalu menghadang
      G5                        C5
tak gentar kita hadapi walau sangat menyakit kan
C5                D5
Takkan ada rasa pernah menyesal
G5                C5
menghormati dan selalu di hormati
C5                D5
Perjuangan tangan slalu didepan
G5                C5
kita kibarkan bendera kita raih kemenangan


C5      D5      G5      C5
We are, We are, We are Outsiders
C5      D5      G5      C5
We are, We are, We are Outsiders


C5                        C5-D5
Kita singsingkan lengan baju kepalkan tangan
    G5                B5-C5
Kita hadapi kebodohan tau diri, bekal diri, dan bisa jaga diri
C5                        C5-D5
hantam ketidak pastian diri, pengecut bukanlah jati diri sejati
G5                     C5
tunjukkan pada dunia kita adalah manusia yg harus di puji


C5               D5
tenanglah hari kita kan menjelang
G5                   C5
bulatkan tekad untuk saling menjaga
C5               D5
dan rangkulah yg tak tau arah
G5                              C5
dan buka botol minuman dan mari kita bersulang


C5      D5      G5      C5
We are, We are, We are Outsiders
C5      D5      G5      C5
We are, We are, We are Outsiders


F5                 C5                   G5                C5
Terlihat penuh smangat di matamu kita slalu bertemu untuk 1 langkah maju
F5                C5              G5                 G5
percaya kita harus percaya kita tidak rapuh dan tak pernah runtuh
G5                      G5-G5-G5-G5-C5
tempuh jarak jauh kita takkan pernah akan runtuh


C5      D5      G5      C5
We are, We are, We are Outsiders
C5      D5      G5      C5
We are, We are, We are Outsiders
C5      D5      G5      C5
We are, We are, We are Outsiders
C5      D5      G5      C5
We are, We are, We are Outsiders
C5      D5      G5      C5
We are, We are, We are Outsiders
C5      D5      G5      C5
We are, We are, We are Outsiders
»»  Baca Selengkapnya

Lady Rose

Chord Gitar dan Lirik Lagu Superman Is Dead - Lady Rose :


Intro:
E B A
(Fig1)
E          B               A                               E
Can you stay a little while, can you drink this cheap bottle of wine
(Fig2)
E               B          A    E
Got a love song, a broken line, yea .
E                    A               Am              E
Put the rose on your hair Full of grace my queen of mistery
E                          B          A               E
Can’t you see, can’t you believe And all they say it’s true
B
Lady rose .
(Fig3)
E          B               A                    E
I can sing a thousand song, I can bring your kiss around town
E               B               A    E
Kiss of angel, as sweet as heaven, yea .
E                    A               Am              E
Put the rose on your hair Full of grace my burnin-latin queen
E                          B          A               E
Can’t you see, can’t you believe And all they say it’s true
B
Lady rose .
A          E               B               E
When you fall to my arms, when you sleep for a thousand year
A               E               B
Never will brings you down, down down down
A               E          B               E
You’re the heart of the crown And the blood of all my lifetime
A    B          E
You are my lady rose
(Fig4)
E B A
E               B
Let me say this, for one last time
A                                    E
Of all the love and beauty I have seen
(Fig5)
E               B          A          E
You’re the one my only one, forever .
»»  Baca Selengkapnya

Kamis, 21 April 2011

SID, Bersulang Melawan Keseragaman

“Superman Is Dead (SID) menginspirasi dan mengajarkan kami tentang indahnya perbedaan dan untuk menghormati keberagaman!” Kurang lebih itulah pendapat salah seorang penonton yang hadir dalam gig di salah satu pusat hiburan di bilangan Jakarta Pusat pertengahan Maret lalu. Pernyataan secara terbuka yang diucapkan dalam sebuah panggung “glam” peluncuran album baru SID yang bertajuk Angels & the OutSIDers.
Damn! Saya tersentak dengan pernyataan tersebut. Pernyataan yang sudah sangat lama saya nanti-nantikan tiba-tiba terdengar langsung oleh telinga saya. Mungkin banyak orang yang akan bertanya-tanya, apa istimewanya komentar tersebut? Sehingga harus membuat tersentak? Bukankah pendapat-pendapat seperti itu sudah biasa diucapkan? Lalu apa yang menjadi luar biasa?
Pertanyaan dan pernyataan seperti itu seolah-oleh beruntun menerjang kepala saya, seraya berusaha menjelaskannya. Pendapat seperti itu, tidak akan menjadi luar biasa apabila disampaikan untuk para pegiat kemanusiaan atau untuk kelompok-kelompok yang memang aktivitas mereka ada di wilayah perjuangan pluralisme. Namun tidak demikian apabila ucapan itu didedikasikan untuk SID.
Dengan latar belakang “glamour”, tampilan ala punker, musik cadas, dan segala atribut “gaul” yang disandang oleh grup band ini, seolah-olah mereka adalah tiga “berandal” yang hanya bermusik dan larut dalam kehidupan glamour. Rambut spiky, rantai bergelantungan di pinggang, berbusana gaul nan glamour tidaklah cukup menggambarkan ketepatan dari penyataan di awal tulisan ini. Betapa ketiga pemuda ini jauh dari kategori kelompok yang peduli dengan keadaan sekitar.
Ditambah lagi tangan yang tiada henti memegang botol minuman beralkohol, semakin menjauhkan cap pemuda yang mempunyai kepedulian terhadap kehidupan sosial. Belum lagi bila kita menengok ke belakang atas perjalanan grup band ini yang sempat dipenuhi dengan tuduhan rasis dan diskriminatif, menyebabkan SID sempat terpuruk dalam tuduhan-tuduhan rasis. Tentu saja keadaan ini kerap membuat roh lagu mereka menjadi hilang dan terkubur dalam “judge” glamour, rasis, dan anti sosial. Aktivitas-aktivitas mereka untuk kampanye kemanusiaan, kesetaraan, pluralisme menjadi sirna begitu saja.
Antara Glam dan  Kemanusiaan
Sepanjang pengetahuan saya, SID baik sebagai sebuah grup band maupun individu-individunya adalah salah satu grup band yang cukup aktif dalam melakukan kegiatan-kegiatan kemanusiaan, tentunya yang paling sering adalah melakukan kampanye pluralisme, kemanusiaan dan juga lingkungan. Tidak sebatas hanya datang dan bermain musik, bahkan terlibat langsung dalam pengadaan kampanye termasuk memobilisasi resource untuk menggelar kampanye musik.
Komitmen mereka atas kemanusiaan, pluralisme, lingkungan tergambar pula secara kuat dalam lagu-lagu mereka. Dapat dicatat bahwa hampir dalam setiap album yang dirilis oleh SID terdapat tema-tema lagu yang mengedepankan persaudaraan, kesetaraan, pluralisme. Kita vs Mereka, Marah Bumi, Citra O.D bahkan dalam album terbarunya terdapat pesan untuk menjaga semangat keberagaman yang tercermin dalam lagu “Kuat Kita Bersinar”.
Dalam setiap mereka penampilannya, tak henti-hentinya mengingatkan penonton yang ada di depan mereka untuk menghargai setiap perbedaan. Kadangkala oleh Bobby dengan mimik serius bak orator, atau kadang dengan guyonan “jorok” ala Eka Rock yang mengundang tawa tapi sarat dengan pesan indahnya keberagaman.
“Akh, itu hal yang biasa kali, namanya juga cari popularitas,” begitu kira-kira pendapat yang muncul bila kita menelaah SID dan sisi humanismenya. Namun pendapat itu menjadi keliru bila menyimak perjalanan kreativitas para personel SID di kala mereka belum terkenal seperti sekarang. Cukup susah mengatakan bahwa tema lagu mereka tentang kemanusiaan, kesetaraan dan pluralisme, adalah sebatas lagu panggung. Sebatas untaian kata yang hanya diteriakan di panggung-panggung lalu hilang dan lepas tak bermakna di dalam kehidupan mereka di luar panggung. Atau sangat berat rasanya mengatakan, bahwa pesan-pesan mereka adalah pesan semu yang hanya untuk gagah-gagahan di atas panggung.
Lekat dalam ingatan saya bagaimana SID termasuk salah satu band menyisihkan energinya untuk kegiatan-kegiatan jalanan terutama pada tahun 1998 di mana euforia reformasi sedang masak-masaknya. Aksi massa di kampus-kampus sedang marak, diskusi informal merebak tiap saat dan di situlah beberapakali terlibat pula pemuda-pemuda ini.
Mereka bergabung dalam setiap aktivitas, mengeluarkan “merchandise” dalam bentuk stiker-stiker. Bukan stiker gaul atau stiker yang beraroma dunia glam tapi “merchandice” yang berbau kampanye gerakan. Tercatat dalam ingatan saya, berbagai stiker sarkas dengan tulisan; “Sohardto F**k”, atau maaf” Tutut Titit” yang sesuai kehendak zaman pada saat itu. Mungkin seseuatu hal yang kecil, tetapi sarat akan makna kepedulian mereka dengan kondisi sosial.
Di tengah lagu-lagu mereka yang sekilas terkesan mengumbar tema glam, SID adalah salah satu band di Bali yang selalu siap tampil dalam acara-acara charity untuk kemanusiaan. Mungkin puluhan kali bahkan lebih, grup band ini terlibat secara aktif dalam pagelaran sosial tanpa bayaran. Tercatat SID tampil dalam penggalangan dana untuk kemanusiaan pada saat bencana tsunami Aceh dan bencana gempa Jogjakarta. Bukan hanya sebatas tampil memikan musiknya, tapi juga peran Jerinx (drummer SID) sebagai pengagas ide terutama dalam Pagelaran Kemanusiaan untuk bencana gempa Jogjakarta.
Demikian pula dalam hal perjuangan atas pluralisme dan keberagaman, SID adalah Band yang terlibat pula secara aktif dalam kampanye penolakan RUU APP dari sejak dikumandangkan tahun 2006 sampai 2008. Tidak melulu aksi panggung tapi pemuda-pemuda ini juga terlibat dalam aksi-aksi jalanan. Menggarap roadshow musik untuk mengampanyekan, betapa berbahanya RUU APP dalam ranah Bhinekka Tunggal Ika. Betapa RUU APP mengancam sendi-sendi keberagaman dan berujung terancamnya nilai-nilai dan hakikat kemanusiaan.
Tema lagu kemanusiaan termanifestasikan dalam bentuk praktik-praktik SID. Nilai universal kemanusiaan, menjadi lakon yang tidak bisa dinafikan begitu saja dari SID. Kita masih ingat bagaimana agresi USA terhadap negara Irak? Di tengah kondisi sentimentil yang berkembang atas dunia Islam, SID justru tampil dan keluar dari sentimentil itu. Solidaritas kemanusiaan adalah universal dan menembus batas tanpa memandang warna kulit, jenis kelamin, agama, suku, bangsa. Ini terwujudkan dalam pagelaran musik bertajuk “Stop War”, sebuah pagelaran musik untuk menentang agresi USA ke negara-negara Timur Tengah.
Apakah sebatas datang dan tampil dan menyanyi? Oh, tidak! SID hadir dari menggagas ide, menyiapkan rencana kegiatan, mendesain propaganda dan mengumpulkan band-band untuk tampil bahkan sampai teknis acara. Itulah sekian banyak aktivitas dan praktek-praktek SID yang menunjukan keselarasan antara tema lagu dengan praktik kehidupan nyata mereka.
Di tangan mereka, dunia “glam” menjadi tidak sebatas hura-hura dan dentingan sulang gelas dan botol alkohol . Dunia “glam saat ini menjadi dunia yang sarat dengan upaya penyadaran akan nilai-nilai kemanusiaan, keberagaman, keseteraan dan perdamaian. Pesan-pesan yang secara termaktub dalam lagu-lagu mereka, terpropagandakan dalam “orasi-orasi panggung” dan mampu membangunkan kesadaran orang-orang akan arti penting dari nilai-nilai itu. Minimal di tingkatan penggemar mereka a.k.a outSIDers. Mampu meretas perbedaan sempit yang selama ini dikonstruksi oleh negara atas sekat-sekat suku, agama, ras, jenis kelamin, kebangsaan dll.
Lalu seberapa pentingkah ucapan penonton yang saya sampaikan di awal tulisan ini? Buat saya pernyataan itu sangat istimewa. Inilah pertamakalinya saya mendengar “pengakuan” atas aktivitas-aktivitas SID yang sesungguhnya tidak pernah lepas dari dinamika sosial. Setidaknya ada satu orang yang tersadarkan atas kampanye dan propaganda lagu SID selama ini. Bahkan bisa saja mewakili puluhan, ratusan, bahkan ribuan orang lainnya. Sehingga judge fatalis (rasis, anti sosial) terkubur seiiring waktu.
Di tengah krisisnya bangsa ini akan penghargaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan, dengan bergelimang manusia-manusia berperilaku primitif dan berpikiran sempit nan membosankan, SID tampil sebagai oase yang memberikan secercah harapan. Semestinya orang-orang yang selalu bertampilan necis, berjas rapi, mengaku orang terhormat merasa malu karena justru pesan-pesan kemanusiaan, anti diskriminasi, kesetaraan keluar dari mulut “berandal-berandal” ini.
Semoga tetep konsisten, mari ciptakan dunia baru tanpa diskriminasi. SID “glam”mu kami tunggu seiiring dengan laju sepeda “lowrider” yang mengilhami orang untuk mencintai lingkungan.
……Dan kau sahabatku, mari kita bersulang!
»»  Baca Selengkapnya

"Potret Sebuah Perjuangan....." S.I.D

Berawal pada tahun 95.....ketika personel sebuah band heavy metal Thunderbernama Ari Astina aka Jerinx merasa bosan dan ingin mencari sebuah inspirasi baru...kemudian kebetulan drummer band new wave punk Diamond Clash Budi Sartika aka Bobby Cool juga sedang ingin berganti profesi tuk menjadi seorg gitaris dan vokalis....Scr kebetulan kedua pemuda ini bertemu di Kuta dan kemudian mrkpun membentuk sebuah band punk......Pada saat itu posisi bass masih diisi oleh additional bassist bernama Ajuz.....Dan lagu2nya Green Daypulalah yg menjadi cover song mrk pada waktu pertama2 mrk nge-jam...namun tak lama kemudian,lewat seorg drug dealer...datanglah seorg bernama Eka Arsana aka Eka Rock....dan dia ini kebetulan sedang dlm pencarian identitas diri,oleh krn itu merasa tertarik dg visi dari kedua pemuda tersebut...maka resmilah eka bergabung dg Jerinx juga Bobby...Dan pada saat itu mrkpun mengambil nama Superman's SilverGun sbg nama band punk mrk yg pertama......Merasa bersalah dan kurang sreg dg pemilihan nama tsb,maka mrk pun sepakat menggantinya menjadi Superman Is Dead yg dlm konteks ini memiliki arti bahwa manusia yg sempurna hanyalah ilusi belaka dan imaginasi manusia yg tidak akan pernah ada....Dan lahirlah Superman Is Dead yg kerapkali diakronimkan dg sebutan SID.....sebuah titik awal dr sebuah kebangkitan..dan tak lama nama SID semakin bergaung di bali,krn padatnya show dan konser yg digelar pada waktu itu...ditambah lagi dg aktivitas underground di Bali yg boleh dibilang cukup p
roduktif....SID kian menapakkan sayapnya utk terbang dan menjadi sukses.....puncaknya adl ketika mrk membuka konser Hoobastank di Hard Rock Cafe-Kuta Bali....nama mrk semakin dikenal publik,apalagi ditambah dg kehadiran mrk di bbrp even di Jakarta(PUMA)....semakin menambah kepercayaan diri SID utk berani melakukan gerakan revolusioner...khususnya di blantika musik Indonesia.....dan akhirnya mrkpun melego Sony Music Indonesia...Perdebatan yg demikian alotnya antara pihak SID dan Sony berlangsung cukup lama....masing2 pihak bersikeras mempertahankan posisinya masing2....Pada waktu itu terjadi perdebatan seputar bahasa yg akan digunakan dlm lagu2 SID......dlm diskusi tsb pihak SID menginginkan 90% lagu2 mrk akan memakai bhs inggris,namun pihak Sony bersikeras agar porsi lagu2 SID yg berbhs inggris dikurangi.......Dan stlh bbrp bulan akhirnya kedua belah pihak menyepakati bahwa porsi lagu SID akan menjadi spt: 70%inggris dan sisanya Indonesia......Sebuah Gebrakan telah lahir dan muncul.....SID went to major label but they're what they are just like 8 years ago.......Potret dari sebuah perjuangan.........
»»  Baca Selengkapnya

Superman Is Dead Sedikit Cerita, Gambar dan Video

Beberapa orang mungkin ngga terlalu familiar dengan Superman Is Dead, sebuah band rock yang tak saya sangka akan menjadi sebesar ini. Saya pribadi kenal band ini di tahun 2002 (itupun kalau ngga salah ingat) dan album mereka waktu itu klo ngga salah berisi 6 lagu dan kasetnya pun sudah hilang.
Ok beberapa yg saya tulis mungkin dari hasil “dengar dengar” saja dan beberapa juga pernah saya baca. Band ini juga pernah menjadi band yg kontroversial karena terkena gossip miring yang bagi anda para penikmat musiknya tentu pernah mendengar kontroversi tentang Tattoo di tubuh drummernya yaitu Jerink yg “katanya” bertulisakan Fuck Java.
Karena gerah juga akan gossip yang tidak benar adanya akhirnya Jerink (saya pernah baca klarifikasinya) bahwa tidak benar ada Tattoo seperti itu bahkan Jerink mempersilahkan memeriksa seluruh Tattoo di badannya untuk mencari tulisan tersebut yang memang tidak pernah ada.
Saya juga sering membaca dari banyak orang yg tahu para personil SID bahwa ketiga orang ini tidak sombong dan belagu meskipun mereka sudah terkenal.
Pemilihan nama Superman Is Dead dapat diartikan bahwa tidak ada manusia yang sempurna.. Bagi banyak orang, SID memiliki nilai plus yaitu kreatif dan idealis dengan musik mereka di tengah tekanan musik lain yg ada di negeri ini bahkan hingga saat ini.
Pada tahun 2003 mereka bekerja sama dengan pihak major label yaitu Sony Music Indonesia. Disini terjadi negosiasi yang berlangsung antara pihak Sony dengan SID dan masing2 pihak tidak mau mengalah, yang menjadi bahan perdebatan salah satunya adalah bahasa yang akan digunakan pada lagu-lagu SID.
Pihak Sony menginginkan agar lagu-lagu SID yang berbahasa Inggris dikurangi sedangkan pihak SID ingin sebaliknya. Terjadi negosiasi yg alot hingga akhirnya terjadi kesepakatan bahwa 70% lagu lagu mereka berbahasa inggris dan sisanya berbahasa Indonesia. Meskipun masuk major label… Mereka masih tetap SID sebagaimana mereka dahulu.
Penggemar Superman Is Dead disebut Outsiders bagi yang laki-laki dan Lady Rose bagi yang perempuan.
Lagu-lagu mereka sudah sangat sering diputar di radio-radio luar negeri seperti australia, new zealand dan pernah teman saya ada yang membawa kasetnya ke US dan dia bilang bahwa kasetnya dipinjam bergiliran oleh temen-temen bulenya disana karena banyak juga yang suka.
Untuk konser, SID sudah pernah melanglang buana ke berbagai negara tetapi menurut saya yang paling keren adalah konser bergengsi Vans Warped Tour di USA yg berlangsung dari juni – juli 2009. Dimana SID adalah satu2nya band yg mewakili Asia Tenggara dan Indonesia pada khususnya dan SID berbagi panggung dengan NOFX, Hoobastank, MXPX, dan band berkelas lainnya.
Beberapa foto SID dengan bendera Merah Putih saat SID manggung di luar negeri…
gctf0hpt
Saat manggu di USA
lj84j5og
Konser SID di Singapore..
3unzqhlj
SID konser di Australia.
Group band yang satu ini meskipun beraliran cadas tetapi peduli akan lingkungan seperti pemanasan global, ketersediaan air, dan sampah. Tindakan nyata sudah mereka lakukan melalui kampanye dan aksi nyata contohnya para personel SID yang kebanyakan menggunakan sepeda low rider untuk transportasi yg bertujuan untuk mengurasi emisi dan polusi, tidak jarang mereka memunguti sampah yang ada di pantai kuta dan lingkungannya.
Seperti makna Superman is Dead yang dapat diartikan tidak ada manusia yang sempurna.. So, mari kita ambil sisi positifnya dari mereka dan buang sisi negatifnya.
Video SID – Rock n Roll
Video SID – Mr President
Superman is Dead video – Kuat kita bersinar
Last, dedicated to Superman Is Dead Fans anda bisa update status melalui aplikasi SID Outsiders (buat yg cowok) dan SID Lady Rose (Buat Cewek).
Silahkan dicoba.
»»  Baca Selengkapnya